Gresik || Jatim Mitra TNI – POLRI.com
Dengan ramainya banyak kepala Desa tersandung Dugaan korupsi dan di tetapkan tersangka oleh KPK,di Gresik masih belum ada terdengar kepala Desa jadi tersangka Dugaan Korupsi
Entah Dugaan rapinya permainan antara Kepala Desa dengan Kepolisian,Inspektorat atau Kejaksaan sehingga penegakan hukum di wilayah Gresik terkesan Rapuh.
Laporan LPJ Desa Boboh DD tahun 2024
Laporan DD tahun 2025 juga masih belum lengkap dan tidak ada laporan penggunaan Dana Desa untuk ketahanan pangan
Banyak pelaporan terkait dugaan Korupsi Kepala Desa namun terkesan dalam penanganan lamban bahkan saat di konfirmasi menanyakan perkembangan kasus jawabannya saling lempar atau jawaban penanganan kasus korupsi itu tidak seperti orang mencuri motor.
Polisi lempar disuruh tanya Inspektorat bahkan inspektorat di tanya malah jawabnya wewenang Polisi.
Banyak masyarakat yang kecewa terkait penanganan kasus laporan dugaan korupsi di Gresik.
Kini Desa Boboh Kecamatan Menganti Kepala Desa Majid di konfirmasi anggaran DD tahun 2024 dan 2025 enggan menjawab padahal dalam LPJ di Laporkan ada 200 juta lebih untuk ketahanan pangan namun setelah ditelusuri fisiknya tak ditemukan penggunaan anggaran anggaran DD ( Dana Desa )
Anehnya perangkatnya pun saat di tanya mereka tak bisa menunjukkan fisik maupun penggunaan anggaran untuk ketahanan pangan.
Seperti yang di ungkapkan salah satu warga Desa Boboh Cak wan Ia menjelaskan ” setahu saya tak ada pernah Desa Boboh mengalokasikan anggaran untuk ketahanan pangan, dengar dengar sih bikin kandang ayam tapi entah dimana aku aja warga Boboh gak tahu ,” ucapnya sinis
Ada dugaan anggaran DD untuk ketahanan pangan diselewengkan.kalau memang benar benar anggaran tersebut di pergunakan dengan baik dan benar setidaknya harapan masyarakat pergunaan Dana Desa dan kembali kepada Masyarakat.tidak malah sebaliknya main maling malingan.
Sampai berita ini di terbitan belum ada klarifikasi dan kejelasan dari Kepala Desa Boboh Majid kepada Redaksi
Redaksi


















