Jombang || Jatim Mitra TNI – POLRI.com
Sebuah video aksi perkelahian antara dua supeltas (sukarelawan pengatur lalulintas) dengan sopir dan kenek truk viral di media sosial. Dua orang supeltas, adu jotos dengan sopir dan kenek truk hingga keempatnya mengalami luka.
Kasus itu, kini tengah ditangani Polsek Sumobito, seluruh pihak yang terlibat juga telah diamankan.
Dari data yang dihimpun, aksi itu berlangsung pada Selasa (23/12) sore di simpang empat Dusun Sedamar, Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito Jombang.
Dalam video, terekam aksi dua orang yang saling serang menggunakan benda keras. Seorang yang bersenjatakan benda itu, memukul bagian belakang pria di depannya. Sementara dua orang lainnya, tampak sedang bersitegang pula di pinggir jalan.
Menurut Kasirin, 64, salah satu warga di lokasi, aksi adu jotos itu melibatkan dua supeltas dan dua kru truk yang sedang melintas. Awalnya, truk itu berjalan dari arah selatan, hingga kemudian dihentikan supeltas yang sedang mengatur lalulintas.
“Truknya disetop marah-marah, terus bertengkar, terus akhirnya duel itu,” lontarnya.
Ia menyebut, tak jelas alasan keempat orang itu bertengkar. Namun, setelah berhenti dan turun dari truknya, sopir itu langsung marah-marah hingga berujung saling memukul.
“Yang nglebet (supeltas,Red) dua orang, lawannya sopir sama kernetnya truk, nah posisi kernetnya keluar truk sudah bawa stang,” lontarnya.
Akibat kejadian itu, kedua supeltas pun mengalami luka di bagian badan. Bahkan, salah satu supeltas mengalami patah jari.
“Jarinya putus yang nglebet, karena digigit, yang nglebet satunya juga dipukul sama stang itu,” lontar Kasirin.
Sementara itu, sopir dan kenek truk juga mengalami luka memar akibat pukulan dalam perkelahian tersebut. Perkelahian itu, sempat membuat arus lalulintas terhenti dan kemacetan tak terhindarkan.
Keempatnya, akhirnya berhenti bertarung setelah polisi datang dan mengamankan mereka.
“Sekarang sudah dibawa ke Mapolsek Sumobito,” pungkasnya. (Jambrong)


















