Ngawi || Jatim Mitra TNI – POLRI.com
Lubang di ruas jalan nasional Ngawi–Solo tepatnya di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, kembali memakan korban.
Tiga pemotor jatuh dalam waktu berdekatan kemarin (19/5) sekitar pukul 08.00. Dua di antaranya mengalami luka berat.
‘’Setelah ada tiga orang kejedok lubang, saya langsung menanam pohon pisang itu,’’ ujar Dwi Ariawan, 41, warga setempat.
Menurut Dwi, lubang yang cukup dalam dan memanjang itu kerap menyebabkan kecelakaan. Terutama bagi pengendara dari luar daerah yang tak mengetahui kondisi jalan.
‘’Kebanyakan yang jatuh pengendara dari jauh, tidak tahu ada lubang jalan,’’ imbuhnya.
Warga pun menandai lubang tersebut dengan menanam dua pohon pisang sebagai bentuk protes.
Dwi menyebut kerusakan itu sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Padahal, ruas jalan tersebut baru saja diperbaiki sekitar sebulan lalu dengan metode tambal sulam.
Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 BBPJN Jawa Timur–Bali Candra Hervin Subandriyo membenarkan adanya kerusakan jalan tersebut.
‘’Tim langsung ke lokasi mencabut pisang dan memperbaiki kerusakan,’’ ungkapnya.
Menurut Candra, tim BBPJN melakukan penggalian dan pengelupasan aspal sebelum dilakukan pengaspalan ulang menggunakan hotmix.
‘’Kami juga menyisir jalur ke arah barat untuk menambal lubang-lubang lainnya,’’ tandasnya. (Jambrong)


















